Sekolah menyelenggarakan kegiatan ko-kurikuler melalui latihan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh murid kelas VII dan VIII. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan sekolah dengan pendampingan langsung dari anggota TNI Angkatan Darat (5/5/2026).
Dalam pelatihan ini, murid diperkenalkan dan dilatih berbagai peran penting dalam upacara, seperti baris-berbaris, petugas bendera, pleton, pengibar bendera, pemimpin upacara, protokol, pembacaan UUD 1945, dan petugas upacara lainnya.
Thomas Becket Gamma C., selaku koordinator kegiatan ini menggagas bahwa kegiatan menjadi wadah pembinaan karakter bagi murid-murid SMP Marsudirini St. Theresia Surakarta, khususnya dalam menumbuhkan sikap cinta tanah air, kedisiplinan, kerja sama, kekompakan, dan tanggung jawab. Para murid tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung tata cara pelaksanaan upacara yang baik dan benar.
“Hasil dari kegiatan ini adalah agar murid mampu melaksanakan upacara bendera dengan khidmat, menjalankan setiap peran sesuai urutan yang benar, dan menunjukkan sikap tanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban,” ujar Gamma.
Para murid juga merasakan manfaat dari kegiatan pendampingan ini. Paulus, murid kelas VIII yang dipercaya menjadi pemimpin upacara, yang mengaku mendapatkan pengalaman baru.
“Saya mendapatkan banyak hal baru selama mengikuti pendampingan Peraturan Baris Berbaris (PBB) bersama TNI Angkatan Darat. Ternyata, ada beberapa aturan baris-berbaris yang sebelumnya belum saya pahami sejak SD, seperti cara berpindah tempat, cara menjawab laporan upacara siap dimulai dan selesai, saya berusaha untuk beradaptasi dan menerapkannya dengan baik dalam latihan PBB kemarin," kata Paulus.
Melalui kegiatan ini, diharapkan murid tidak hanya paham aturan dan melaksanakan tugas upacara, tetapi memiliki karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa.
Leave a Reply