Kolaborasi SMP Marsudirini St. Theresia dengan TNI AU Perkuat Pendidikan Karakter
Surakarta – SMP Marsudirini St. Theresia Surakarta bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara Lanud Adi Soemarmo dalam kegiatan pembinaan karakter bagi murid pada Jumat (31/7/2026). Sebanyak 11 personel TNI AU hadir untuk memberikan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), latihan upacara bendera sesuai protokol, serta pembiasaan etika dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta rasa cinta tanah air kepada murid sejak dini. Melalui pelatihan yang dikemas secara interaktif dan penuh semangat, para murid diajak memahami bahwa karakter yang kuat dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.
Letda Sus Ida Bagus menyampaikan bahwa pembentukan karakter merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Menurutnya, disiplin bukan sekadar kemampuan mengikuti aturan, melainkan landasan untuk membentuk generasi yang berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu menghadapi tantangan di masa depan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin membekali para calon penerus bangsa dengan karakter yang kuat. Disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama tidak tumbuh secara instan, tetapi harus dilatih sejak usia sekolah melalui pembiasaan yang baik. Kami berharap nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal mereka dalam kehidupan bermasyarakat maupun ketika kelak memasuki dunia kerja," ujar Letda Sus Ida Bagus.
Selama pelatihan, TNI AU memberikan materi dasar Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang meliputi sikap sempurna, sikap istirahat di tempat, penghormatan, hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, hingga berlatih menjadi petugas upacara sesuai tata protokol yang benar.
Selain materi PBB dan tata upacara, para personel TNI AU juga memberikan pembelajaran mengenai etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Murid diajak membiasakan diri untuk mendahulukan orang yang hendak keluar sebelum masuk ke dalam ruangan, mengucapkan terima kasih sebagai bentuk penghargaan kepada orang lain, menghormati yang lebih tua, menjaga tutur kata, serta menerapkan adab dalam berinteraksi. Pembiasaan sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter yang santun, peduli, dan berbudaya.
Febrina Widya Hesti, selaku kesiswaan menyampaikan bahwa pendidikan karakter merupakan salah satu fokus utama SMP Marsudirini St. Theresia Surakarta. Ia berharap seluruh nilai yang diperoleh murid selama pelatihan tidak berhenti pada kegiatan hari itu saja, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
"Nilai-nilai yang diperoleh peserta didik hari ini tidak berhenti pada saat pelatihan berlangsung, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Karakter yang baik dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Inilah bekal penting bagi mereka untuk menjadi pribadi yang unggul dan mampu memberikan teladan bagi lingkungan sekitarnya," tutur Febrina Widya Hesti.
Antusiasme murid tampak selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Salah satunya disampaikan oleh Mario, murid kelas VII, yang mengaku senang mendapat kesempatan belajar langsung dari personel TNI AU.
"Saya senang sekali sekolah menghadirkan TNI AU untuk melatih kami. Kami belajar disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab melalui latihan PBB. Selain itu, kami juga diajarkan pentingnya sopan santun, adab, etika, serta cara menghargai orang lain dalam kehidupan. Pengalaman ini membuat saya semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ungkap Ignatius Mario.
Melalui kolaborasi ini, SMP Marsudirini St. Theresia Surakarta berharap dapat terus menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter murid yang disiplin, santun, berintegritas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.




SMP Marsudirini St. Theresia Surakarta